Home » Forum Islam al-Busyro

Category Archives: Forum Islam al-Busyro

New statement from Forum Islam al-Busyro: “Clarification Regarding Announcement on Behalf of Sawt al-Jihād in Nusantara Titled ‘“A Call To the Mujāhidīn in the Land of al-Shām'”

yffinp

Click the following link for a safe PDF copy: Forum Islam al-Busyro — “Clarification Regarding Announcement on Behalf of Sawt al-Jihād in Nusantara Titled ‘“A Call To the Mujāhidīn in the Land of al-Shām'”

___________

Source: https://shamikh1.info/vb/showthread.php?t=223464

New statement from the Global Islamic Media Front: “Condolences and Congratulations on the Martyrdom of the Mujāhid Ḥanẓalah al-Khurāsānī, the General Manager of the Indonesian al-Busyro Islamic Forum”

HKfIA

بسم الله الرحمن الرحيم

All praise is due to Allah, the Lord of the Worlds, who predestined for all His creation an end. Peace and blessings be upon the Seal of the Prophets, Muhammad bin Abdullah, and his family, his Companions, and his followers until until the Day of Judgment.

Thereafter:

Allah the Exalted said: “Among the believers are men who have been true to their covenant with Allah; of them some have fulfilled their obligations; and some of them are still waiting, but they have never changed in the least.” (Al-Ahzab:23)

We give our condolences to the Muslims in general and the Muslims of Indonesia in particular for the martyrdom of the mujahid with his pen and his sword, the lion of jihadi media Hanzala al-Khorasani, founder of the Indonesian al-Busyro Islamic Forum, who was martyred – Allah permitting – in a battle with the henchmen of the Indonesian tyrant in Poso in Rabie al-Akher 1435 Hijra, corresponding to February 2014. May Allah the Exalted have mercy on him and may He accept him among the martyrs.

The eye tears and the heart bleeds, but we say only that which pleases our Lord: Verily, we are from Allah, and verily, to Him we shall return.

The brother martyr – as we consider him and Allah is his Reckoner – was a thorn in the neck of the Indonesian tyrants, and a mujahid who did in the battlefield what he incited on the internet. He founded the great edifice for the brothers in Indonesia – al-Busyro – and demonstrated that the media jihad is not less important than the military. Indeed, al-Busyro will remain after him to breed new lions who will raise the call to fight until there is no more fitna and the religion is all for Allah alone.

We say: Congratulations O Hanzala for your martyrdom, Allah permitting. May Allah raise your status and may He gather you with the prophets, the truthful ones, the martyrs, and the righteous. Indeed, He is Capable of that.

Our last supplication is that all praise is due to Allah, the Lord of the Worlds.

Allahu Akbar.

“But honor, power and glory belong to Allah, and to His Messenger, and to the believers, but the hypocrites know not.” (Al-Munafiqun:8)


Your Brothers at 

the Global Islamic Media Front

Jumada Al-Awwal 22, 1435
23/03/2014

———————

لا تنسونا من صالح دعائكم
Don’t Forget Us in Your Sincere Prayers

إخوانكم في 
Your Brothers at

الجبهة الإعلامية الإسلامية العالمية
the Global Islamic Media Front

رَصدٌ لأَخبَار المُجاهِدين وَ تَحريضٌ للمُؤمِنين
Observing the Mujahideen News and Inciting the Believers

__________

Source: https://alfidaa.info/vb/showthread.php?t=96353

New statement from Forum Islam al-Busyro: “Greetings on the Presence of the Holy Month Ramaḍān 1433 H and Opening New Member Registration”

Segala puji Syukur ke Hadirat Allah Rabb semesta alam, yang telah menganugerahi kita kenikmatan Iman dan Islam serta masih dipertemukan dengan Bulan Suci Ramadhan, Bulan Ribath dan Jihad, Bulan Kemenangan dan Tamkin, Bulan yang penuh Keberkahan dan Kemuliaan bagi mereka yang mengisi Bulan ini dengan Taqorrub Ibadah I’dad dan Istisyhad fie Sabielillah, serta mengadakan Amaliyah-amaliyah Jihadi lainnya, baik di dunia Nyata maupun di dunia Maya, yang kesemuanya itu demi keberlangsungan Jihad ini dan menjadikan Kalimat Allah “Laa Ilaaha illallah” ini menjadi Tinggi dan tiada ada yang menandinginya.

Sholawat dan salam akan selalu terlimpah terhadap Imam Mujahidin SAW yang telah memimpin Pasukan perangnya di Bulan Ramadhan yang Mulia ini, hingga Allah berikan Anugerah kemenangan dan tamkin di muka bumi ini, juga terlimpah kepada keluarga, para sahabat serta orang-orang yang mengikuti jejak-jejak beliau hingga hari kiamat.

Berkenaan dengan hadirnya Bulan yang Suci ini, kami dari Pengurus Forum Islam Al-Busyro mengucapkan Selamat kepada Ummah Muslimin sekalian akan hadirnya Bulan untuk beramaliyah ini, dan kami juga menyerukan kepada segenap ikhwan sekalian, khususnya kepada mereka yang masih memiliki Ghiroh untuk membela saudari Muslimah mereka yang dilecehkan dan diperkosa di belahan bumi sini dan sana untuk meningkatkan Amaliyah Jihadnya, apapun itu bentuknya di bulan yang penuh Pertolongan ini. Buatlah amaliyah-amaliyah khusus baik perorangan maupun dalam kelompok-kelompok kecil hingga menjadikan musuh-musuh Allah menjadi gentar dan Allah Ta’ala menanamkan dalam hati mereka ar-Ru’ba (ketakutan).

Kami sampaikan pula Kabar Gembira, bahwa kami membuka Pendaftaran untuk bisa bergabung dalam Forum kita yang tercinta, tempat berbagi ilmu dan ghiroh, tempat mengumpulkan energy dan potensi dalam memberikan Pelayanan terhadap Jihad dan Para Mujahidin dimanapun mereka berada serta memberikan kesempatan untuk berkiprah menempa kejujuran diri masing-masing dalam usaha untuk bisa Berjihad di Medan-medan Tempur dan meraih Kematian Syahid sebagai cita-cita yang sangat didambakan.

Adapun teknis pendaftarannya bisa langsung mengakses pada halaman Forum yang beralamatkan di www.al-busyro.org/vb serta mengisi field yang telah disediakan, dan setelah bisa masuk, diwajibkan mengisi Alasan dan apa yang diinginkan di Forum Al-Busyro ini, baru setelah itu kami akan mengaktifkan keanggotaan full di Forum ini. Dan pendaftaran ini akan kami tutup hingga tanggal 7 Syawal 1433 H insya Allah, serta keanggotaan yang tidak aktif selama 3 bulan berturut-turut akan kami non-aktifkan, kecuali ada alasan yang tepat untuk itu, waffaqonallah.

Syaikh Aiman Adz-Dzowahiri hafidzohullah wa ro’aahu Amir Tandhim Qoidatul Jihad berkata :

ومعركة البيان قد انفتحت لها ميادينٌ كثيرة بفضل الله, فوسائل الاتصال الحديثة قد أتاحت فرصًا كبيرةً للنشر والتبليغ, وجزى الله فرسان الجهاد الإعلامي خير الجزاء, أولئك الجنود الأخفياء الذين لا يعرفهم كثيرٌ من الناس, ومع ذلك فقد بلغت آثارهم أقاصي الأرض ليبلِّغوا رسالة الحق صافيةً نقيةً ولو كره المجرمون, وعليهم أن يحشدوا جهودهم، ويستجمعوا طاقاتهم، ويتقنوا رسم خططهم، وينظموا أعمالهم، ويبذلوا أقصى ما في وسعهم، فإنّ المعركة على أشدها، وإنّ الله لا يضيع أجر من أحسن عملاً.

“Dan Peperangan Statement telah banyak terbuka di beberapa front dengan karunia Allah Ta’ala, karena Media Komunikasi Modern telah banyak memberikan peluang yang besar untuk bisa menyampaikan dan menyebarluaskannya. Semoga Allah memberikan balasan setinggi-tingginya kepada Para Ksatria Media, merekalahPara Tentara Tersembunyi yang tidak banyak diketahui oleh kebanyakan manusia, padahal pengaruh mereka telah mencapai ujung-ujung bumi dalam menyampaikan Risalah Kebenaran yang bersih lagi jernih, walaupun memang tidak disukai oleh Para Penjahat. Maka hendaknya bagi mereka, untuk menghimpun kerja keras mereka, mengumpulkan kemampuan mereka, menekuni sketsa proyek-proyek mereka, mengorganisir pekerjaan mereka, dan mengerahkan segala kemampuan yang mereka bisa, karena sesungguhnya Perang (Statement) ini akan sangat Dahsyat, dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan Pahala orang yang memperbagus pekerjaannya”

Beliau hafidzohullah juga berkata :

على الأمة المسلمة عامة والحركة المجاهدة خاصة أن تخوض معركة البيان كما تخوض معركة السنان, وحاجتها لمعركة البيان أشد من حاجة سائر الأمة له, لأنها الأبصر بمواطن الخطر, فهي التي تواجهها وتتعرض لها كل يوم, ولأنها الأخبر بطبيعة العدو الشرسة الدنيئة, ولأنها الأكثر تعرضًا للتشويه والكذب, ولأنها الأعلم أنَّ الهجوم عليها إنما يُراد به الهجوم على الإسلام واستئصال شريعته, ولأنها أيضًا الأصرح في النطق بالحق والمجاهرة به, فقد دفعت ثمن حريتها وصراحتها وجرأتها هجرةً وأسرًا، ورباطًا وقتالاً، وفِراقًا للأهل والوطن والمال، وصبرًا في القتال والمعتقلات.

كان الشيخ أسامة بن لادن -رحمه الله- يذكر أنَّ حريتنا لا يحُدُّها غير الشريعة سقف؛ لأننا نستنشق أكسجين الحرية النقي, ويصدِّق هذا قولُ الحق تبارك وتعالى: (وَمَن يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً).

“Hendaknya bagi Ummat Islam pada umumnya, dan khususnya lagi bagi Para Gerakan Jihad (Para Mujahidin yang Berjihad), untuk bisa memfokuskan diri pada Peperangan Statement sebagaimana mereka memfokuskan diri mereka dalam Peperangan Konvensional. Dan sesungguhnya Para Mujahidin itu lebih sangat membutuhkan Peperangan Statement ini daripada kebutuhan dan harapan Ummat terhadap mereka, karena Perang tersebut (Perang Statement) akan bisa lebihmenampakkan front-front yang berbahaya. Ia juga lah yang akan mereka hadapi dan akan muncul tiap harinya, karena dengan perang ini akan menyingkap berita tentang tabiat musuh yang buruk lagi hina. Karena dengannya pula akan lebih bisamenampakkan Informasi yang menyimpang dan Kedustaan musuh. Juga akan lebih memperjelas bahwa sesungguhnya Penyerangan terhadap mereka (Para Mujahidin) itu maksud dan tujuannya adalah untuk menyerang Islam itu sendiri dan memberangus Syari’at-Nya. Karena dengannya juga akan bisa lebih Lantang dalam mengatakan Kebenaran dan lebih bisa Tampak dengannya, karena sesungguhnya Perang (Statement) ini akan membayar harga Kebebasan mereka (Para Mujahidin / Gerakan Jihad), Kelantangan serta Keberanian mereka, dalam keadaan Berhijrah maupun Tertawan, baik dalam keadaan Ribath maupun Peperangan, serta dalam kondisi berpisah dari Keluarga, Negeri, Harta dan dalam kondisi Sabar dalam Peperangan maupun Tertawan.

Sesungguhnya Syaikh Usamah bin Laden rahimahullah pernah menyebutkan bahwa Kebebasan kita tidak ada batasnya hingga Syari’at ini menjadi Naungan, karena dengan itulah kita akan bisa menghirup Oksigen Kebebasan yang benar-benar jernih, hal ini dibenarkan oleh firman Allah Ta’ala : “Barangsiapa yang berhijrah di jalan Allah (fie Sabilillah), niscaya ia akan mendapatkan Tempat Hijroh yang Banyak dan (rizki) yang luas
(QS. An-Nisa : 100)”

اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات وللمسلمين والمسلمات وألف بين قلوبهم وأصلح ذات بينهم وانصرهم علي عدوك وعدوهم…
اللهم العن كفرة أهل الكتاب الذين يصدون عن سبيلك ويكذبون رسلك ويقاتلون أولياءك…
اللهم مزق جمعهم وزلزل أقدامهم وأنزل في قلوبهم الرعب…
اللهم عليك بأوباما وس ب ي وغاريس ميري وفتروس غلوسي وتيمور فرادوبو وتيطو كرنافيان وأشاد مباي وجنود الطاغوت 88 وكل أئمة الكفر والمنافقين والمرتدين الذين يصدون عن سبيلك…
اللهم دمرهم تدميرا… اللهم دمرهم تدميرا… اللهم دمرهم تدميرا…
اللهم منزل الكتاب ومجري السحاب وهازم الأحزاب سريع الحساب اللهم اهزمهم وزلزلهم…
اللهم إنا نجعلك في نحورهم ونعوذ بك من شرورهم…
اللهم أنت عضدي وأنت نصيري بك أجول وبك أصول وبك أقاتل…

اللهم انج الشيخ أيمن الظواهري وأبو يحي اللبي وأبو زيد الكويتي وأبو سفيان الأزدي وأبو بكر البغدادي وأبو مصعب عبد الودود ودكو عمروف وملا محمد عمر وحكيم الله مسعود وكل قادة الجهاد والمجاهدين في سبيل الله…
اللهم فك قيد الشيخ عمر عبد الرحمن… اللهم فك قيد الأخت عافية صديقي… اللهم فك قيد الشيخ أبو بكر بعاشير… اللهم فك قيد الأستاذ أمان عبد الرحمن… اللهم فك قيد القائد أبو طالوت… اللهم فك قيد الشيخ عمر فاتح وزوجته وأم رقية والأخت تسنيما… اللهم فك قيد أسرانا وأسرى المسلمين…
اللهم انصر إخواننا المستضعفين بورما وسرية وفي كل مكان…
اللهم انصر إخواننا المجاهدين المقاتلين في سبيل الله… اللهم انصر إخواننا المجاهدين المرابطين في سبيل الله… اللهم انصر إخواننا المجاهدين المعدين في سبيل الله… اللهم انصر إخواننا المجاهدين المطلوبين في سبيل الله… اللهم انصر إخواننا المجاهدين المسجونين في سبيل الله… اللهم انصر إخواننا المجاهدين الإعلامين في سبيل الله…

اللهم جنبنا الفواحش ما ظهر منها وما بطن…
اللهم ارزقنا الشهادة في سبيلك مقبلا ومدبرا وحب الخشوع إليها…
اللهم ارزقنا تمكينا مبينا في نوسانتارا…
اللهم أحينا ما كانت الحياة خيرا لنا وتوفانا ما كانت الوفاة خيرا لنا…
اللهم أعشنا سعداء وأمتنا شهداء واحشرنا بزمرة المصطفى محمد صلى الله عليه وسلم…

Allahumma yaa Allah, ampunilah orang-orang Beriman laki-laki dan perempuan, orang-orang Muslim laki-laki dan perempuan, lembutkanlah antara hati-hati mereka, perbaikilah hubungan diantara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka…
Allahumma yaa Allah, laknatlah orang-orang Kafir Ahli Kitab itu, yang mereka telah menghalang-halangi dari pada jalan-Mu, mendustakan Rasul-rasul Mu dan memerangi Wali-wali Mu…
Allahumma yaa Allah, cerai-beraikanlah perkumpulan mereka, goncangkanlah kekuatan mereka dan campakkanlah rasa takut ke dalam hati-hati mereka…
Allahumma yaa Allah, berikan laknat-Mu kepada Obama, SBY, Gories Mere, Petrus Golose, Timur Pradopo, Tito Karnavian, Asyad Mbai dan Tentara Thoghut 88 serta semua pimpinan Kekufuran, Kemunafikan dan Kemurtadan yang mereka telah menghalang-halangi dari jalan-Mu…
Allahumma yaa Allah, hancurkanlah mereka sehancur-hancurnya… Allahumma yaa Allah, hancurkanlah mereka sehancur-hancurnya… Allahumma yaa Allah, hancurkanlah mereka sehancur-hancurnya…
Allahumma yaa Allah, Sang Penurun Kitab, Sang Penjalan Awan, Penghancur Pasukan Ahzab, Yang Maha Cepat Hisab-Nya, Allahumma yaa Allah, hancurkanlah dan goncangkanlah mereka…
Ya Allah, sesungguhnya aku menjadikan Engkau di leher mereka (agar kekuatan mereka tidak berdaya) dan aku berlindung dari keburukan mereka…
Ya Allah, Engkau adalah lenganku (pertolongan-Mu yang ku-utamakan dalam menghadapi lawanku). Engkau adalah Pembela-ku. Dengan pertolongan-Mu aku berputar-putar, dengan pertolongan-Mu aku menyergap dan dengan pertolongan-Mu aku berperang…

Allahumma yaa Allah, tolonglah Syaikh Aiman Adz-Dzowahiri, Abu Yahya Al-Liby, Abu Zaid Al-Kuwaiti, Abu Sufyan Al-Azdi, Abu Bakar Al-Baghdadi, Abu Mus’ab Abdul Wadud, Dokku Umarov, Mulla Muhammad Umar, Hakimullah Mas’ud dan setiap Pemimpin Jihad dan Mujahidin fie Sabilillah…
Allahumma yaa Allah, bebaskanlah Syaikh Umar Abdurrahman… Allahumma yaa Allah, bebaskanlah Ukhti ‘Afiyah Shiddiqi… Allahumma yaa Allah, bebaskanlah Syaikh Abu Bakar Ba’asyir… Allahumma yaa Allah, bebaskanlah Ustadz Aman Abdurrahman… Allahumma yaa Allah, bebaskanlah Komandan Abu Tholut… Allahumma yaa Allah, bebaskanlah Syaikh Umar Patek beserta istri beliau, Ummu Ruqoyyah dan Ukhti Tasnima… Allahumma yaa Allah, bebaskanlah tawanan-tawanan kami dan tawanan Kaum Muslimin…
Allahumma yaa Allah, tolonglah saudara-saudara kami yang sedang tertindas di Burma, Suriah dan di setiap tempat…
Allahumma yaa Allah, tolonglah saudara-saudara kami Para Mujahidin yang sedang berperang fie Sabilillah… Allahumma yaa Allah, tolonglah saudara-saudara kami Para Mujahidin yang sedang beribath fie Sabilillah… Allahumma yaa Allah, tolonglah saudara-saudara kami Para Mujahidin yang sedangberi’dad fie Sabilillah… Allahumma yaa Allah, tolonglah saudara-saudara kami Para Mujahidin yang sedang buron fie Sabilillah… Allahumma yaa Allah, tolonglah saudara-saudara kami Para Mujahidin yang sedang tertawan fie Sabilillah… Allahumma yaa Allah, tolonglah saudara-saudara kami ParaMujahidin Media fie Sabilillah…

Allahumma yaa Allah, jauhkanlah kami dari perbuatan “fakhisyah” yang tampak maupun yang tidak tampak…
Allahumma yaa Allah, berikanlah kami rizki Mati Syahid di jalan-Mu dalam keadaan Maju dan tidak Mundur serta berilah kami kecintaan untuk bisa khusyu’ mendapatkannya…
Allahumma yaa Allah, berikanlah kami rizki Tamkin yang Nyata di Nusantara ini…
Allahumma yaa Allah, biarkanlah kami ini hidup jika kehidupan itu lebih baik bagi kami, dan wafatkanlah kami jika kematian itu lebih baik bagi kami…
Allahumma yaa Allah, jadikanlah hidup kami ini Bahagia, wafatkanlah kami sebagai Syuhada dan kumpulkanlah kami bersama Nabi Muhammad SAW…

Bumi Hijroh dan Ribath, 13 Ramadhan 1433 H – 31 Juli 2012 M

Hormat kami

Idaroh Forum Islam Al-Busyro

Disini kita bermula, di Ma’rokah kita kan berjumpa

__________

Source: http://ghur4ba.blogspot.com/2012/08/4-al-busyro-statement-ucapan-selamat.html

Forum Islam al-Busyro presents a new booklet from Abū Jaisy al-Gharīb: “Trilogy Series: The Awakening of Jihād in Indonesia, Parts 1 and 2″

Click the following link for a safe PDF copy: Abū Jaisy al-Gharīb — “Trilogy Series- The Awakening of Jihād in Indonesia, Parts 1 & 2″

__________

Source: http://ghur4ba.blogspot.com/2012/03/penting-dan-istimewa-al-busyro-serial.html

To inquire about a translation for this booklet for a fee email: azelin@jihadology.net

New statement from Forum Islam al-Busyro: “Return of the Forum”

Indonesian:

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العلمين, والصلاة والسلام على خاتم النبيين والمرسلين وعلى آله وصحبه ومن تبعه بإحسان إلى يوم الدين, أما بعد 

Sungguh Telah terjadi di zaman ini sebuah peperangan antara yang Haq dan yang Bathil, peperangan antara Kaum Muslimin melawan musuh-musuhnya dari kalangan orang-orang Yahudi, Salibis, Komunis, dan yang lainnya. Perang yang terjadi di zaman yang penuh dengan fitnah dan celaan, zaman dimana Ummat Islam hari ini banyak, tapi mereka laksana Buih di Lautan, di hari dimana musuh-musuh Islam mereka telah berkumpul pada sebuah hidangan yaitu Hidangan Ummat Islam itu sendiri, dimana mereka bebas membantai sesuka mereka, dimana mereka merampas apa yang dia kehendaki dan memperkosa sesiapa yang ia maui –Laa Haula walaa Quwwata illa billah-, saat itulah Perang ini terjadi, baik pertempuran di Medan Laga maupun pertempuran yang terjadi di Medan Keyboard –yaitu Perang Media-, dan dalam posisi itulah kami saat ini berada.

Dan setelah offline selama hampir kurang lebih dua bulan, Alhamdulillah dengan izin-Nya jualah kini Forum Islam Al-Busyro bisa kembali ke tengah Kaum Muslimin sekalian, dalam memberikan Tahridhul Mukminin untuk Berjihad, menyokong Para Mujahidin dengan menyebarkan Rilisan-rilisan dan Statement mereka, dan sebagai bentuk I’dad kami supaya bisa dikategorikan oleh Allah Ta’ala termasuk orang-orang yang berkeinginan untukpergi Berjihad fie Sabilillah dan terhindarkan dari termasuk Golongan Orang Munafiqin, na’udzubillah min dzalik.

وَلَوْ أَرَادُوا الْخُرُوْجَ لأَعَدُّوْا لَهُ عُدَّةً

“Dan seandainya mereka benar-benar ingin berjihad, niscaya mereka akan melakukan persiapan / I’dad”.

Dan berkenaan dengan kembali kami ini, kami hadiahkan kepada Kaum Muslimin sekalian dan Para Mujahidin khususnya, sebuah Rilisan Istimewa dan Menggetarkan yang akan kami terbitkan dalam waktu dekat ini yaitu Terjemah Indonesia dari Rilisan Darul Jabhah dan GIMF yang berjudul “THE EXPLOSIVE COUSE” atau yang kami terjemahkan dengan judul “KURSUS PELEDAKAN”.

Sebuah makalah Istimewa yang mengupas tentang tehnik cara pembuatan Bahan Peledak dan Bom, sebuah Panduan penting yang wajib dimiliki dan dihafal oleh setiap Mujahid yang masih memiliki kepedulian Kaum Muslimin lainnya yang sedang tertindas, dan mereka yang masih merasakan miris dalam hatinya saat mendengar Fathimah Al-Iraqi bersama Akhwat-akhwat Muslimah lainnya yang suci yang mereka ditahan di Penjara Abu Ghuraib Iraq dan kemudian diperkosa 9 kali dalam sehari oleh Pasukan Salibis, atau seorang Ilmuan Muslimah Dr. Afiyah Shiddiqi yang semenjak Maret 2003 diculik dan ditahan dengan vonis lebih dari 80 tahun penjara di penjara-penjara rahasia Amerika dan baru akhir-akhir ini diketahui keberadaannya, dengan keadaan beliau yang terkena Kanker dan hamil atas perlakuan keji Tentara-tentara Amerika–Laa Haula walaa Quwwata illa billah-.

Rilisan ini pertama-tama kami persembahkan teruntuk Amir kami, Amir Tandhim Qoidatul Jihad Syaikh Ayman Adh-Dhowahiri -hafidzohullah- yang telah nyata dan jujur serta terbukti benar-benar melawan Romawi zaman ini yaitu Amerika dan kemudian dengan idzin-Nya Allah Ta’ala anugerahi kemenangan demi kemenangan di setiap tempat yang mereka berjalan di atas metode dan jalan perjuangan ala Al-Qaidah.

Tak lupa pula kami persembahkan Rilisan ini untuk setiap Para Masjunin yang ditangkap dan ditawan di penjara-penjara Orang-orang Kafir maupun di penjara-penjara antek-antek mereka dari kalangan Murtadin dan Munafiqin, diantaranya Syaikh Umar Abdurrahman, Ukhti Dr. Afiyah Shiddiqi, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Ustadz Amman Abdurrahman, dan para ikhwan dan akhwat lainnya yang kini sedang berada dalam cengkeraman musuh-musuh Allah, la’natullah ‘alaihim.

Rilisan ini teruntuk pula bagi Para Mujahidin (yang sedang berjihad), Murobithin (yang sedang berribath/menjaga perbatasan) dan Mu’iddien (yang sedang beri’dad/melakukan persiapan) fi Sabilillah, semoga Allah Ta’ala meneguhkan langkah kalian dan menepatkan bidikan kalian.

Kami bermohon kepada Allah Ta’ala untuk senantiyasa meneguhkan kita di jalan yang berbarokah ini dan menganugerahkan rizqi Syahadah (Mati Syahid) sebagaimana yang kita impikan, Allahumma Amien.

Dan akhir dari kalimat kami ini adalah Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamien (Segala Puji bagi Allah Rabb Semesta Alam) dan Sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpah terhadap sebaik-baik ciptaan-Nya Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam.

Ikhwan kalian di :
Forum Islam Al-Busyro
Di sini kita bermula, di Ma’rokah kita kan Berjumpa

Arabic:

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العلمين, والصلاة والسلام على خاتم النبيين والمرسلين وعلى آله وصحبه ومن تبعه بإحسان إلى يوم الدين, أما بعد :

لقد دار في زماننا هذا, المعركة بين الحق والباطل, وبين المسلمين ضد أعداءهم من اليهوديين والصليبيين والشيوعيين وغيرها من الأعداء. والمعركة دارت في زمان الفتنة واللومة وفي الزمان الذي فيه المسلمون كثيرون العدد بل هم غثاء كغثاء السيل, زمن تتداعى أعداء الإسلام إلى قصعتها وهي قصعة الأمة المسلمة, حيث قتلوا من شاؤوا وسلبوا ما شاؤوا واغتصبوا من شاؤوا –ولا حول ولا قوة إلا بالله-. وحينئذ تقع هذه المعركة, إما المعركة القتالية وإما المعركة الكيبوردية –أي المعركة الإعلامية-, وههنا نقف الآن.

وبعد فترة حوالي شهرين من التوقف, تم بحمد الله تعالى عودة منتديات البشرى الإسلامية بين المسلمين تحريضا للمؤمنين للجهاد ودعما للمجاهدين بنشر بيانات وتقاريرهم وإعدادا لنا لكي يكون من الذين أرادوا الخروج للجهاد في سبيل الله ونبتعد من عدد المنافقين, والعياذ بالله.

قال تعالى : ولو أرادوا الخروج لأعدوا له عدة

وبحلول هذه العودة نهدي الأمة المسلمة عامة والمجاهدين خاصة الإصدار المميز والمرهب الذي سنصدره عن قريب إن شاء الله وهو الترجمة الأندونيسية من إصدار دار الجبهة و الجبهة الإعلامية الإسلامية العالمية بعنوان “THE EXPLOSIVE COURSE” أو كما ترجمنا بعنوان “KURSUS PELEDAKAN”.

مقال مميز يبحث في كيفية صناعة المتفجرات والقنابل, عمدة يجب ملكه وحفظه على كل مجاهد ذي غيرة إلى الأمة المسلمة الذين استضعفوا وهم الذين ذي شعور فلما سمعوا فاطمة العراقي والأخوات المسلمة العفيفات اللاتي أسرن في سجن أبو غريب في العراق ثم اغتصابهن جيوش الصليب تسع مرات في اليوم أو العالمة المسلمة الدكتور عافية صدقي التي خطفت منذ أبريل 2003 وسجنت بأكثر من ثمنين سنة أسرا في السجون السرية الأمريكية ولم يعرف وجودها إلا في السنوات الأخيرة وهي أصابت بالسرطان وحملت بسبب سوء المعاملة من الجيوش الأمريكيين – ولا حول ولا قوة إلا بالله-.

فالأول نقدم هذا الإصدار إلى أميرنا أمير تنظيم قائدة الجهاد الشيخ أيمن الظواهري حفظه الله الذي قد ظهر وصدق وثبت في ضد روم هذا الزمان وهو أمريكا وتمكن بإذنه من النصر بعد النصر في بعض الأماكن الذين ساروا على نهج القاعدة.

لا ننسى لأن نقدم هذا الإصدار إلى كل المسجونين الذين أسروا في سجون الكفار وسجون عملائهم من المرتدين والمنافقين, منهم الشيخ عمر عبد الرحمن والأخت الأسيرة الدكتور عافية صديقي والأستاذ أبو بكر بعاشير والأستاذ عمان عبد الرحمن والإخوان والأخوات الآخرين الذين أسروا في قبض أعداء الله لعنة الله عليهم.

فهذا الإصدار نقدم إلى المجاهدين والمرابطين والمعدين في سبيل الله, عسى الله أن يثبتكم ويسدد رميكم.

نسأل الله تعالى أن يثبتنا في هذا الدرب المبارك ويرزقنا الشهادة كما نحسبها, اللهم آمين.

وأخير دعوانا أن الحمد لله رب العلمين وصلى الله على خير خلقه محمد وسلم.

إخوانكم في :

منتديات البشرى الإسلامية
هنا نبدأ وفي المعركة نلتقي

_________

Source: http://al-busyro1.co.cc/vb/showthread.php?p=3497#post3497

Forum Islam al-Busyro presents a new statement from Abū Ja’far al-Muhājir: “Statement Related to the ‘Martyrdom’ Bombings in Solo on September 25th”

UPDATE 9/29/11 9:44 PM: Here is an English translation of the below statement in Indonesian:

بسم الله الرحمن الرحيم

TO THE THAGHUT GOVERNMENT OF INDONESIA…

We deliver the following words :

When you let our brothers in Ambon butchered and their houses burned in the past and recently…

When you imprison and kill our brothers who are trying to destabilize your Batil power and Murtad system in this country…

When you support America and its allies in their new crusade against the Mujahideen all over the world…

When your treachery against the Muslims is getting more intense…

Here we come up with a bit of an explosion to shake up your throne of murtad (apostacy)…

To defend our brothers and sisters who are slaughtered in Ambon, our brothers whom you murdered in the raids by the Densus 88 la’natulloh, and whom you imprison just because they profess the tawheed and deny your murtadgovernment…

  • To show to you that we never recede in terrorizing you while we still do not feel safe in carrying out theShari’ah of Allah in this country, while the Muslims still experience oppression by your batil system, and as long as you are still an ally of the filthy America…
  • To show to you that the honor and a Muslim’s life is costly…
  • To show to our friends whose spirits have weakened that it is actually easy to attack you, that you are actually very fragile…

Here’s our noble brother, akhuna Ahmad Yosepa Hayat who has sacrificed himself for the above mission. May Allah accept him as one of His Shuhada’s.

And for you to know that this will not be our last attack. Rest assured that we still have a lot of alternative models of attacks which of course will surprise you. All this while, we have already known a lot of your weaknesses, and you to this day do not know the source of our strength. That is what’s stupid about you.

So wait… indeed we are also waiting with you. And nothing that we anticipate except the two goodness, namely: Live Honorably (victory) or Die Shaheed….!!!

Allahu Akbar…Allahu Akbar…Allahu Akbar… wa lillahil hamd… !!!On behalf of all the Mujahideen all over Indonesia (Abu Ja’far al Muhajir)

Make Do’a for the MujahideenYour brothers in, 

Forum Islam Al-Busyro 

_______

Source: http://prisonerofjoy.blogspot.com/2011/09/blog-post.html

KEPADA THOGHUT PEMERINTAH INDONESIA…
Kami sampaikan kata-kata berikut :Ketika kalian membiarkan saudara-saudara kami di Ambon dibantai dan dibakar rumahnya di masa lalu dan yang baru-baru ini…
Ketika kalian memenjarakan dan membunuh saudara-saudara kami yang mencoba mengguncang kekuasaan Batil dan sistem Murtad kalian di negeri ini…
Ketika kalian mendukung Amerika dan sekutunya dalam Perang Salib barunya melawan mujahidin di seluruh dunia…
Ketika pengkhianatan kalian terhadap Kaum Muslimin semakin menjadi-jadi…

Ini kami datang dengan sedikit peledakan untuk mengguncangkan singgasana kemurtadan kalian…

  • Untuk membela saudara-saudara kami yang dibantai di Ambon, saudara-saudara kami yang kalian bunuh dalam penyergapan-penyergapan oleh Densus 88 la’natulloh, dan yang kalian penjarakan hanya karena mereka bertauhid dan mengingkari pemerintahan murtad kalian…
  • Untuk menunjukkan kepada kalian bahwa kami tidak pernah surut dalam meneror kalian selama kami belum merasakan aman dalam menjalankan Syariat Alloh di negeri ini, selama Kaum Muslimin masih mengalami penindasan oleh sistem batil kalian, dan selama kalian masih menjadi sekutu bagi Amerika Salibis najis…
  • Untuk menunjukkan kepada kalian bahwa kehormatan dan nyawa seorang Muslim itu mahal harganya…
  • Untuk menunjukkan kepada kawan-kawan kami yang telah lemah semangat bahwa kalian itu sebenarnya mudah untuk diserang, bahwa kalian itu sebenarnya sangat rapuh…
Inilah saudara kami yang mulia akhuna Ahmad Yosepa Hayat yang telah mengorbankan dirinya untuk misi di atas. Semoga Alloh menerimanya sebagai salah satu Syuhada-NYA.Dan untuk kalian ketahui bahwa ini bukanlah serangan terakhir kami. Yakinlah bahwa kami masih mempunyai banyak alternatif model serangan yang tentu saja akan mengejutkan kalian. Selama ini kami telah mengetahui banyak kelemahan kalian, dan kalian sampai hari ini tidak mengetahui sumber kekuatan kami. Itulah bodohnya kalian.

Maka Tunggulah…sesungguhnya kami juga menunggu bersama kalian. Dan tidaklah yang kami tunggu-tunggu melainkan satu dari dua kebaikan yaitu :Hidup Mulia (menang) atau Mati Syahid….!!!

Allohu Akbar…Allohu Akbar…Allohu Akbar… wa lillahil hamd… !!!

Atas nama mujahidin seluruh Indonesia
(Abu Ja’far al Muhajir )

Berdoalah untuk Mujahidin

Saudara-saudara Antum di

_______

Source: http://ghur4ba.blogspot.com/2011/09/1-seri-dukungan-bom-solo-pernyataan.html

Forum Islam al-Busyro presents a new statement from Abū Ayman ‘Umar al-Fatiḥ: “Criterion for the Martyrdom Operation in Cirebon [Indonesia]“

NOTE: According to the Ar-Rahmah, an Indonesian jihadi website, Abū Ayman ‘Umar al-Fatiḥ claimes to be writing this statement as a representative for al-Qā’idah in Southeast Asia. Leah, any thoughts?

AL FURQON

Dalam Amaliyah Istisyhadiyah di Cirebon
Ungkapan salam saya teruntuk :
Yang Terhormat Syaikh Usamah bin Laden semoga Allah menjaga dan merawat beliau…
Yang Terhormat Syaikh Ayman Adz-Dzowahiri…
Yang Terhormat Syaikh Mulla Muhammad Umar…
Dan kepada Semua Komandan Mujahidin di Iraq, Somalia, Maghrib Islami, Palestina, Filiphina, Thailand, dan Indonesia semoga Allah menjaga dan merawat kalian semua…

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Segala Puji bagi Allah yang Memuliakan Islam dengan memenangkannya dan menghinakan Kekufuran dengan mengalahkannya, dan menjadikan Pembeda dalam Kitab-Nya hingga terpecahlah manusia menjadi Dua Golongan, Satu Golongan berada di Surga dan Satu Golongan lagi berada di Neraka Sa’ier.

Sholawat dan Salam semoga terlimpah kepada yang diutus di ambang Hari Kiamat dengan Pedang dan memimpin Dunia dengan Keadilan , beserta Keluarga dan Para Sahabat serta yang menapaki Manhaj beliau hingga berlaku urusan Rabb-Nya (hari kiamat).

Amma Ba’du…

Allah Ta’ala berfirman :

{ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوْا بِرَبِّهِمْ وَزِدْناهُمْ هُدًى }

“Sesungguhnya mereka adalah Pemuda-pemuda yang Beriman kepada Rabb-Nya dan kami tambahkan pula untuk mereka Petunjuk”. (QS. Al-Kahfi : 13)

Risalah ini saya tulis teruntuk kepada Kaum Muslimin dan sebagai Ucapan Selamat atas meninggalnya Akhi yang tercinta Muhammad Syarif -semoga Allah merahmati dan menerima beliau dalam Jajaran Para Syuhada- yang telah melakukan Peledakan Amaliyah Istisyhadiyah (Bom Syahid) terhadap Para Anshor (Penolong) Thoghut Negeri ini yang telah Murtad, di Cirebon Indonesia pada Hari Jum’at, 15 April 2011 M.

Sesungguhnya Amaliyah yang dilakukan oleh Akhi Asy-Syahid (sebagaimana kami harapkan dan Allah lah yang menghisabnya) di Rumah Ibadah Para Anshor Thoghut Indonesia adalah SebuahAmaliyah Jihad dan merupakan Terror yang Terpuji menurut Syar’ie walaupun banyak yang mencelanya, karena sesungguhnya Al-Haq (Kebenaran) itu tidak diketahui dengan Banyaknya Jumlah atau dengan Orang-orangnya, akan tetapi Al-Haq itu bisa diketahui dengan adanya dalil-dalil dan bukti-bukti. Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu anhu berkata : “Kenalilah Al-Haq itu, niscaya kamu akan tahu Pengikutnya dan jangan kamu mengenali Al-Haq itu dengan Orang-orangnya”.

Diantara yang menunjukkan bahwa Amaliyah Jihadiyah (Bom Cirebon) ini disyari’atkan adalah sebagai berikut :

Pertama : Sesungguhnya Amaliyah ini dilakukan oleh Seorang Pemuda Muslim yang Benar Aqidahnya dan Taat kepada Diennya, setiap kali ia mendengar Al-Haq, ia pun mengamalkannya dan tidak takut karena Allah terhadap Celaan Orang-orang yang mencela – dan kami tidak menganggap Suci seorang pun kecuali Allah semata -, karena Jihad itu adalah sebuah Istilah yang hanya ada dalam Syareat Islam, bukan datang dari Orang Kafir maupun Orang Musyrik bagaimanapun bentuk perangnya. Amaliyah ini pun juga telah menyingkap banyak sekali Kesalahan-kesalahan dari berbagai analisa Orang-orang Kafir dan Murtad yang tidak mempergunakan Istilah-istilah seperti ini kecuali untuk Menghancurkan Islam dan Kaum Muslimin.

Kedua : Sesungguhnya Target dari Amaliyah ini adalah mereka Para Murtadin dari kalangan Para Anshor Thoghut dan Para Prajurit Kesyirikan dan Hukum Jahiliyah. Banyak manusia yang telah melihat Kekufuran, Kedholiman dan Kejahatan mereka, serta Loyalitas mereka terhadap Yahudi dan Salibis Internasional di bawah Pimpinan Amerika dan Sekutunya melawan musuh-musuh mereka dari Kalangan Orang-orang Beriman dan Para Mujahidin. Lihatlah… mereka menembakkan Puluru terhadap Kaum Muslimin di Maluku, Poso dan tempat-tempat lain, mereka menangkapi Orang-orang sipil dari kalangan Kaum Muslimin dan Mujahidin serta Ulama mereka dan mereka merampas kekayaan Kaum Muslimin.

Ketiga : Target dalam Amaliyah ini bukanlah untuk menghancurkan Rumah Ibadah dan membunuh Kaum Muslimin dengan sengaja, akan tetapi Target Utamanya adalah Memerangi Orang-orang Murtad di kediaman, kantor dan markas mereka sebagaimana mereka juga telah membunuh Kaum Muslimin Para Muwahidin di tempat tinggal dan masjid mereka dengan alasan Memerangi Terorisme.

Allah Ta’ala berfirman :

{ فَإِذَا انْسَلَخَ الأَشْهُرُ الْحَرَمُ فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِيْنَ حَيْثُ وَجَدْتُمُوْهُمْ }

“Maka apabila sudah habis Bulan-bulan Harom itu, maka bunuhlah Orang-orang Musyrik itu dimana saja kalian jumpai mereka”. (QS. At-Tawbah : 5)

Al-Qurthubi berkata : (maka bunuhlah Orang-orang Musyrik) artinya Bunuhlah mereka dengan segala cara, (dimana saja kalian jumpai mereka) artinya Bunuhlah mereka di setiap tempat walaupun mereka sedang berada di Tirai Ka’bah.

Allah Ta’ala juga berfirman :

{ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَافَّةً }

“Dan perangilah Orang-orang Musyrik itu seluruhnya sebagaimana mereka memerangi kalian seluruhnya”. (QS. At-Tawbah : 36)

Keempat : Sesungguhnya Amaliyah ini dilakukan dengan Cara yang Islami dan sesuai dengan Nash-nash Syar’ie, yaitu :

وَمَا لَكُمْ لاَ تُقَاتِلُوْنَ فِى سَبِيْلِ اللهِ وَالْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ الَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيْرًا

“Dan mengapa kalian tidak berperang fisabilillah dan membela orang-orang yang lemah baik dari kalangan laki-laki, wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa : ‘Yaa Rabb kami, keluarkanlah kami dari negeri yang dzalim penduduknya ini serta berilah kami Pelindung dari sisi-Mu dan berilah kami Penolong dari sisi-Mu”. (QS. An-Nisa : 75)

Allah Ta’ala berfirman :

فَقَاتِلْ فِى سَبِيْلِ اللهِ لاَ تُكَلَّفُ إِلاَّ نَفْسَكَ وَحَرِّضِ الْمُؤْمِنِيْنَ, عَسَى اللهُ أَنْ يَكُفَّ بَأْسَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا وَاللهُ أَشَدُّ بَأْسًا وَأَشَدُّ تَنْكِيْلاً

“Maka berperanglah fisabilillah, tidaklah kamu dibebani melaikan karena Kewajibanmu sendiri dan kobarkanlah semangat Orang-orang yang Beriman untuk berperang, semoga Allah akan menolak serangan orang-orang Kafir itu dan Allah lah yang Amat Besar Kekuatan dan Amat Besar Siksaan-Nya”. (QS. An Nisa : 84)

Allah berfirman :

{ وَقَاتِلُوْهُمْ حَتَّى لاَ تَكُوْنَ فِتْنَةٌ وَيَكُوْنَ الدِّيْنُ كُلُّهُ للهِ }

“Dan perangilah mereka hingga tidak ada lagi Fitnah dan Dien ini semuanya hanya untuk Allah semata”. (Al-Anfal : 39)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata : “Jika Dien ini sebagian untuk Allah dan sebagian untuk selain Allah, maka wajib untuk berperang hingga Dien ini seluruhnya hanya untuk Allah semata”.

Kelima : Sesungguhnya Kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam Amaliyah Jihadiyah ini misalnya, itu sudah merupakan hal yang biasa dalam sebuah Peperangan, juga dalam Sejarah Islam, tetapi yang banyak dilupakan dan pura-pura dilupakan oleh mayoritas orang adalah bahwa Fitnah dan Kekufuran itu adalah lebih besar dan lebih dahsyat daripada Pembunuhan.

Allah Ta’ala berfirman :

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ وَصَدٌّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَكُفْرٌ بِهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَإِخْرَاجُ أَهْلِهِ مِنْهُ أَكْبَرُ عِنْدَ اللَّهِ وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Mereka bertanya tentang Bulan-bulan yang diharomkan untuk Berperang di dalamnya, katakanlah “Sesungguhnya Peperangan dalam bulan haram adalah Dosa Besar, akan tetapi menghalangi manusia dari jalan Allah, kufur kepada-Nya, menghalangi masuk Masjidil Harom dan mengusir penduduknya dari sekitarnya itu lebih besar lagi dosanya di sisi Allah. Dan Fitnah itu lebih besar dosanya daripada pembunuhan. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka dapat mengembalikan kamu dari Dienmu, semampu mereka. Barangsiapa yang Murtad di antara kamu dari agamanya, lalu ia mati dalam Kekafiran, maka mereka akan terhapus amalannya di Dunia dan di Akhirat, dan mereka itulah Para Penghuni Neraka dan kekal di dalamnya”. (QS. Al-Baqoroh : 217)

As-Sa’di berkata dalam tafsirnya : “Jumhur berpendapat bahwa Pengharaman Berperang di Bulan-bulan Harom itu telah mansukh (terhapus) dengan Perintah untuk memerangi Orang-orang Musyrik dimana saja mereka jumpai”. Sebagian Para Ahli Tafsir lainnya mengatakan : “Sesungguhnya ayat itu belum di-mansukh (dihapus), karena yang Muthlaq (Umum) itu dibawa kepada yang Muqoyyad (terperinci), jadi Ayat ini menjadi Muqoyyad (rincian) dari keumuman Perintah Berperang secara Muthlaq (Umum); karena ayat tersebut mengungkapkan adanya keutamaan dari Bulan-bulan Harom, bahkan keutamaan terbesarnya adalah haramnya Berperang di bulan tersebut, akan tetapi ini hanyalah untuk Peperangan Offensive (menyerang), adapun dalam kondisi Peperangan Defensive (bertahan), maka diperbolehkan berperang di Bulan-bulan Harom tersebut, sebagaimana juga dibolehkan Berperang di Negeri Harom (Jazirah Arab)”.

Ayat ini turun berkenaan dengan apa yang terjadi atas Sariyah Pasukan Abdullah bin Jahsyirodhiyallahu anhu dimana Amru bin Al-Hadhromi rodhiyallahu anhu telah membunuh musuh dan merampas hartanya, dan itu terjadi – sebagaimana dikatakan – pada Bulan Rajab hingga Orang-orang Musyrik mencela Peperangan pada Bulan Harom tersebut dan mereka berbuat Dholim dalam Celaan mereka, padahal dalam diri mereka terdapat keburukan-keburukan yang lebih besar daripada apa yang telah mereka celakan terhadap Kaum Muslimin.

Begitu juga apa yang dialami oleh Kholid bin Walid rodhiyallahu anhu dan Usamah bin Zaid bin Haritsah rodhiyallahu anhu yang mana mereka berdua telah membunuh seseorang yang mengucapkan Dua Kalimat Syahadat dan mengira bahwa orang tersebut mengucapkan Syahadat hanya pura-pura dan takut mati, akan tetapi kemudian Nabi SAW mengingkari hal tersebut dan mencela keduanya sesuai kadar kesalahan mereka berdua.

Keenam : Sesungguhnya Jihad itu menjadi sebuah Furqon (Pembeda) antara yang Haq dan yang Bathil, antara yang Beriman dan yang Kafir, antara Wali Ar-Rahman (Allah) dan Wali Syaithon. Adapun Amaliyah Istisyhadiyah di Cirebon itu menjadi Penyingkap dari Kekufurannya orang-orang Kafir dan Kemurtadannya orang-orang Murtad, serta apa-apa yang disembunyikan oleh Orang-orang Munafiq dalam dada mereka berupa Kekufuran, Kemurtadan dan Kesesatan. Hal itu (Bom Cirebon) juga menyingkap Wala’nya orang-orang Munafiq dan orang-orang yang dalam hati mereka ada Penyakit kepada Salibis Amerika dan antek-anteknya dari kalangan Bangsa kita sendiri. Inilah problematika Wala’ dan Baro’ dalam Islam yang telah disingkap oleh Jihad fisabilillah.

Allah berfirman :

وَيَقُولُ الَّذِينَ آمَنُوا لَوْلَا نُزِّلَتْ سُورَةٌ فَإِذَا أُنْزِلَتْ سُورَةٌ مُحْكَمَةٌ وَذُكِرَ فِيهَا الْقِتَالُ رَأَيْتَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ يَنْظُرُونَ إِلَيْكَ نَظَرَ الْمَغْشِيِّ عَلَيْهِ مِنَ الْمَوْتِ

“Dan orang-orang yang Beriman berkata : ‘Mengapa tidak diturunkan suatu Surat (untuk berperang)?’, maka apabila diturunkan suatu Surat yang muhkamah dan disebutkan di dalamnya tentang Perang, kamu akan melihat orang-orang yang di dalam hatinya ada Penyakit memandang kepadamu seperti pandangan orang yang Pingsan karena takut mati”. (QS. Muhammad : 20)

Allah berfirman :

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَة

“Tidakkah kamu melihat orang-orang yang jika dikatakan kepada mereka : ‘Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah Sholat dan tunaikanlah Zakat’, maka saat diwajibkan atas mereka untuk Berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka takut kepada Manusia sebagamana ia takut kepada Allah, bahkan lebih takut”. (QS. An-Nisa : 77)

Allah berfirman :

أَوَلَمَّا أَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةٌ قَدْ أَصَبْتُمْ مِثْلَيْهَا قُلْتُمْ أَنَّى هَذَا قُلْ هُوَ مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ * وَمَا أَصَابَكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيَعْلَمَ الْمُؤْمِنِينَ * وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ نَافَقُوا وَقِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا قَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوِ ادْفَعُوا قَالُوا لَوْ نَعْلَمُ قِتَالًا لَاتَّبَعْنَاكُمْ هُمْ لِلْكُفْرِ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ مِنْهُمْ لِلْإِيمَانِ يَقُولُونَ بِأَفْواهِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يَكْتُمُونَ * الَّذِينَ قَالُوا لِإِخْوَانِهِمْ وَقَعَدُوا لَوْ أَطَاعُونَا مَا قُتِلُوا قُلْ فَادْرَءُوا عَنْ أَنْفُسِكُمُ الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

“Dan mengapa ketika kamu ditimpa mushibah, padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu, kamu berkata : ‘Darimana datangnya (kekalahan) ini ?’, katakanlah : ‘Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri’. Sesunguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (*) Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua Pasukan, maka itu adalah dengan Idzin Allah, dan agar Allah mengetahui siapa orang-orang yang Beriman. (*) Dan supaya Allah mengetahui siapa saja orang-orang yang Munafiq. Kepada mereka dikatakan : ‘Marilah berperang fisabilillah atau pertahankanlah (dirimu)’, mereka berkata : ‘Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikutimu’. Mereka pada hari itu lebih dekat kepada Kekafiran daripada Keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih Mengetahui apa yang yang ada dalam hatinya, dan Allah lebih Mengetahui apa yang mereka sembunyikan. (*) (yaitu) Orang-orang yang mengatakan kepada saudara-saudaranya dan mereka sendiri tidak ikut berperang : ‘Sekiranya mereka mengikuti kita, tentulah mereka tidak terbunuh’, katakanlah : ‘Tolaklah Kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar’”. (QS. Ali Imran : 165 – 168)

Allah berfirman :

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui orang-orang yang Berjihad di antara kamu dan tidak menjadikan Teman Setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang Beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. At-Tawbah : 16)

As-Sa’di berkata dalam tafsirnya : “Allah Ta’ala berkata kepada hamba-hamba Nya yang Beriman setelah Ia perintahkan mereka untuk Berjihad : { Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan } tanpa Cobaan dan Ujian serta perkara-perkara yang akan memperjelas dengannya mana yang Jujur dan mana yang Dusta”.

Sedang Allah belum mengetahui orang-orang yang Berjihad di antara kamu } artinya : mengetahui upaya kekuatan yang muncul keluar (terlihat) untuk memperoleh Pahala dan Hukuman, sehingga Allah mengetahui orang-orang yang Berjihad fisabilillah untuk menegakkan kalimat-Nya, { dan tidak menjadikan Teman Setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang Beriman } artinya : Wali (teman setia) dari orang-orang Kafir, akan tetapi sebaliknya mereka menjadikan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang Beriman sebagai Wali (teman setia).

Maka Allah mensyari’atkan Jihad untuk mencapai maksud yang agung ini, yaitu membedakan orang-orang yang Jujur yang tidak bertempur kecuali untuk Dienullah, dari orang-orang yang berdusta yang menganggap diri mereka beriman akan tetapi mereka menjadikan Teman Setia dan Walinya dari selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang Beriman.

Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan } artinya : mengetahui apa yang terjadi dan apa yang berasal dari kalian, maka Allah akan menguji kalian hingga akan tampak siapa sebenarnya diri kalian dan akan membalas atas segala perbuatan kalian, baik yang baik maupun yang buruk. Selesai Perkataan beliau.

Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ * فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَى أَنْ تُصِيبَنَا دَائِرَةٌ فَعَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَ بِالْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِنْ عِنْدِهِ فَيُصْبِحُوا عَلَى مَا أَسَرُّوا فِي أَنْفُسِهِمْ نَادِمِينَ * وَيَقُولُ الَّذِينَ آمَنُوا أَهَؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ إِنَّهُمْ لَمَعَكُمْ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَأَصْبَحُوا خَاسِرِينَ

“Wahai orang-orang yang Beriman, janganlah kalian mengambil Orang Yahudi dan Nashoro sebagai Pemimpin-pemimpinmu, sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi Pemimpin, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang Dzolim. (*) Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada Penyakit di dalam hatinya bersegera mendekati mereka seraya berkata : ‘Kami takut akan mendapat Bencana’. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan Kemenangan atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka. (*) Dan orang-orang yang Beriman akan mengatakan : ‘Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan Nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu ?’, Rusak binasalah segala amalan mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang Merugi.” (QS. Al-Ma’idah : 51 – 53)

Allah Ta’ala berfirman :

{ لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ }

“Kamu tidak akan mendapati orang-orang yang Beriman kepada Allah dan Hari Akhir itu saling berkasih sayang dengan orang-orang yang Menentang Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Mujadilah : 22)

Artinya : Tidak akan berkumpul antara ini dan itu, tidaklah Seorang Hamba yang benar-benar Beriman kepada Allah dan Hari Akhir itu kecuali melaksanakan Tuntutan Keimanan dan kewajibannya yaitu Mencintai orang-orang yang Beriman dan loyal kepada mereka, serta Membenci orang-orang yang tidak Beriman dan memusuhinya, walaupun ia adalah orang yang terdekat dengannya.

Dan masih ada ayat-ayat yang lain…

Kita telah melihat dengan mata kepala kita, kita juga mendengar dengan telinga kita serta terus mendengar dan melihat bahwa Thoghut dari kalangan Bangsa Sendiri mereka menangkapi Saudara-saudara kita Kaum Muslimin Muwahidin di rumah-rumah, di jalanan, di pasar-pasar, kemudian mereka masukkan mereka ke dalam Penjara, kemudian mereka berbuat sesuka hati mereka terhadap para muwahhidin di penjara, berupa pemukulan, penyiksaan, dan pelanggaran kehormatan. Kepada Alloh saja kita memohon pertolongan.

Sayangnya, Ulama Ummat ini beserta Para Da’i mereka, tetap saja bermain-main demi Maslahat Dakwah, mereka mencela Jihad dan Mujahidin dan mengatakan bahwa Amaliyah ini merupakan sebuah Kejahatan, Teror dan Pengrusakan, serta mendukung Pemerintah Thoghut Negeri ini yang (mereka menganggap) semua orang harus Mendengar dan Taat serta tidak mengkudetanya.

Kepada Para Ulama, saya katakan…

Dimana kalian menempatkan Posisi kalian…??? Dimana Posisi kalian dalam Masalah ini…??? Dan siapa yang kalian loyali dan kalian musuhi…??? Ketahuilah… Bahwa setiap Kata yang keluar dari mulut-mulut kalian akan menjadi Sandaran dan Panutan bagi Ummat dan akan dimintai pertanggung jawaban pada Hari Kiamat kelak. Jika kalian turut seta mendukung Thoghut dalam Kekufuran dan Kedholiman mereka, maka celakalah kalian karena telah membawa manusia kepada Kerusakan dan Kesesatan.

Lihatlah efek dari kata-kata dan fatwa kalian… Thoghut menjadi lebih giat dalam menyisir orang-orang yang Beriman dari kalangan Para Mujahidin serta menangkap dan membunuh mereka dimanapun mereka berada, sedangkan Kaum Muslimin menyaksikan ini semua tanpa gerak dan kata… Apa Sebabnya…??? Sebabnya adalah Legalitas (Pembenaran) dan Fatwa-fatwa yang kalian sampaikan…

Wahai Para Ulama… Tidakkah kalian tahu apa sesungguhnya yang sedang terjadi dengan Ummat kalian di Palestina, di Iraq, di Afghanistan dan di negara-negara lain…??? Apakah benar, bahwa kalian juga tidak mengetahui keadaan saudara-saudari kalian hingga di negeri sendiri pun…??? Inilah dia Fathimah Al-Iraqi yang telah diperkosa Tentara-tentara Salibis dari kalangan anak cucu Kera dan Babi hingga 9 kali dalam satu hari di Penjara Abu Ghuraib, dan inilah dia Afiyah As-Shidiqy yang ditangkap Intelijen Amerika dan diperkosa di Penjara hingga gila… Laa Haula wa Laa Quwwata illah Billahil ‘Adhiem

Wahai Para Ulama… Susullah kami dan bergabunglah bersama kami di jalan ini serta bantulah kami walaupun dengan kata-kata…

Wahai Para Ulama… Berhati-hatilah kalian dari menjual Dien ini dengan balasan Dunia yang sedikit, dan dari menyembunyikan Al-Haq dari manusia, karena Allah telah berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ * إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa-apa yang telah Kami turunkan yang berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab (Al-Qur’an), mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh Semua yang bisa melaknat. (*) Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan serta menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka, Aku menerima taubatnya dan Aku lah yang Maha menerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah : 159 – 160)

Allah berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ الْكِتَابِ وَيَشْتَرُونَ بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَئِكَ مَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ إِلَّا النَّارَ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ * أُولَئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الضَّلَالَةَ بِالْهُدَى وَالْعَذَابَ بِالْمَغْفِرَةِ فَمَا أَصْبَرَهُمْ عَلَى النَّارِ * ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ نَزَّلَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِي الْكِتَابِ لَفِي شِقَاقٍ بَعِيدٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, berupa Al kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya memakan Api ke dalam perut mereka dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada Hari Kiamat serta tidak akan mensucikan mereka. Dan bagi mereka siksaan yang amat pedih. (*) Mereka itulah orang-orang yang membeli Kesesatan dengan Petunjuk dan (membeli) Siksa dengan Ampunan, maka alangkah beraninya mereka menentang Api Neraka. (*) Yang demikian itu adalah kerena Allah telah menurunkan Al-Kitab (Al-Qur’an) dengan membawa Kebenaran, dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang Al-Kitab itu, benar-benar dalam Penyimpangan yang Jauh.”(Al-Baqarah : 174 – 176)

Dan janganlah kalian menjadi Ulamanya Penguasa, hingga kalian mengambil dan mencuri dari sebagian Urusan Dien kalian untuk kepentingan Dunia Penguasa kalian, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Bal’am bin Bauro’ dan keturunannya.

Allah berfirman :

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ * وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الأرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ ذَلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ * سَاءَ مَثَلا الْقَوْمُ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَأَنْفُسَهُمْ كَانُوا يَظْلِمُونَ * مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“Dan bacakanlah kepada mereka Berita orang-orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami, kemudian ia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu, lalu ia diikuti oleh Syaithon, maka jadilah ia termasuk orang-orang yang Sesat. (*) Dan kalau Kami mengehendaki, sungguh Kami tinggikan derajatnya dengan ayat-ayat itu, tapi dia cenderung kepada Dunia dan menurutkan Hawa Nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti Anjing, jika kamu menghalaunya, diulurkannya lidahnya, dan jika kamu membiarkannya, dia mengulurkan lidahnya juga. Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berfikir. (*) Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat Dzolim.(*) barang siapa yang diberi Petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat Petunjuk, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah, maka merekalah orang-orang yang Merugi.” (QS. Al-A’rof : 175 – 178)

Bertaqwalah kepada Allah wahai Para Ulama… Bertaqwalah kalian…

Dan kepada kalian Wahai kaum Muslimin di Setiap Penjuru Dunia…

Janganlah kalian takut dari Amaliyah Mujahidin… Sesungguhnya kami tidak mentargetkan kalian dalam Amaliyah kami… Selama kalian tidak menunjukkan Loyalitas kalian kepada Kekufuran dan Thoghut serta mendukung mereka dengan Bantuan dan Statement sedangkan kalian ridho dengan itu semua dan tidak dalam kondisi terpaksa, maka jagalah selalu Dien dan Keislaman kalian… Didiklah diri kalian dan keluarga kalian dengan Akhlakul Karimah dan Budi Pekerti yang baik, serta terhadap Aqidah Al-Wala’ wal Baro’ (Aqidah Loyalitas dan Permusuhan) dan berpeganglah kalian dengan Kitab Rabb kalian (Al-Qur’an) dan Sunnah Nabi kalian, serta gigitlah hal tersebut dengan Gigi Geraham kalian (dengan sekuat-kuatnya) walaupun akan ada Rintangan di jalan itu.

Ketahuilah Wahai Kaum Muslimin… Sesungguhnya kesenangan Dunia itu sedikit dan Akhiratlah yang lebih baik bagi orang yang Bertaqwa dan kalian tidak akan didzolimi sedikitpun… Dimana kalian berada, niscaya Kematian akan menjemput kalian, walaupun kalian berada dalam Benteng yang Kokoh…

Berhati-hatilah kalian dari makar musuh-musuh kalian… karena sesungguhnya mereka selalu merencanakan Tipuan dan Makar terhadap Peperangan kalian siang malam…

Jangan kalian condong kepada mereka dan jangan kalian tunduk terhadap mereka, yang akan menjadikan kalian rugi dalam Dunia kalian maupun Akhirat kalian, masalah ini sangatlah rawan…

Allah Azza wa Jalla berfirman :

وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kalian hingga mereka bisa mengembalikan kalian dari Dien kalian jika mereka mampu, dan barangsiapa yang Murtad diantara kalian dari Diennya dan kemudian ia mati, maka ia mati dalam Kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di Dunia dan Akhirat, dan mereka itulah Para Penghuni Neraka, mereka kekal di dalamnya.”(Al-Baqarah : 217)

Dari Muadz bin Jabal ra. berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Ambillah Pemberian selama murni Pemberian, tetapi jika ada unsur Sogokan terhadap agama, maka janganlah kalian menerimanya dan hal itu tidak bisa kalian pungkiri, hanya Kefakiran dan Kebutuhan yang menghalangi kalian (untuk menolak). Ketahuilah bahwa Roda Islam akan selalu berputar, maka berputarlah bersama Al-Qur`an di manapun posisinya. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Al-Qur`an dan Penguasa akan terpisah, maka janganlah kalian memisahkan diri dari Al-Qur`an. Ketahuilah bahwa akan muncul di tengah kalian penguasa, yang memutuskan sesuatu demi kemaslahatan diri mereka sendiri tanpa mempedulikan kalian, jika kalian melawan mereka, niscaya mereka akan membunuh kalian, tetapi jika kalian mentaati mereka, niscaya mereka akan menyesatkan kalian”. Para Sahabat bertanya : “Yaa Rosululloh, apa yang harus kami lakukan ?”, Beliau menjawab : “Lakukan sebagaimana yang dilakukan oleh para pengikut Isa bin Maryam, mereka dibelah dengan gergaji dan digantung di tiang kayu salib. Mati dalam ketaatan kepada Alloh jauh lebih baik dari pada hidup dalam maksiat kepada Alloh” (Al Haitsami berkata : Hadits ini diriwayatkan oleh Thobroni dan Yazid bin Mirstad tidak mendengar dari Mu`adz, serta Wadhin bin `Atho dianggap tsiqoh oleh Ibnu Hiban dan yang lain, tetapi didhoifkan oleh jamaah, sedangkan para rowi lainnya adalah tsiqoh. Lihat : Majma`u zawaid – bab tidak ada ketaatan dalam maksiat – juz 5 hal. 227, 228, 238 ).

Terakhir, untuk kalian Wahai Para Kafirin dan Murtadin dari Kalangan Para Thoghut dan Para Pembela mereka…

Saya katakan kepada kalian : Berislamlah kalian, niscaya kalian akan selamat, karena sesungguhnya Keselamatan itu hanya bagi orang yang mengikuti Petunjuk… Dan bertaubatlah kalian kepada Allah dari apa-apa yang kalian pernah berada di atasnya berupa Kekufuran, Kesyirikan, Kedholiman dan Kejahatan, karena sesungguhnya Kematian akan datang – dan itu tidak bisa dipungkiri – meskipun kalian tidak suka… dan hal itu akan terasa dekat bagi yang mau melihatnya… Maka larilah kalian menuju Allah, karena Ia Maha Baik lagi Maha Penyayang…

Lihatlah peran dan pekerjaan kalian… Evaluasi kembali perkiraan kalian … Pergunakanlah Akal kalian… Siapa yang kalian ibadahi…??? Siapa yang kalian tolong…??? Dan siapa yang kalian perangi…???

Bukankah kalian menyembah Allah tetapi juga menyembah yang lain…??? Inilah syirik, yaitu menjadikan Sekutu bagi Allah dalam hal-hal yang menjadi kekhususan bagi Allah…

Bukankah kalian menolong Para Thoghut yang berarti segala sesuatu yang diibadahi selain Allah dan ia ridho dengan Ibadah tersebut, dan Ibadah di sini dalam artian Menghalalkan apa yang telah Allah haramkan dan mengharamkan apa yang telah Allah halalkan, serta Mendengar dan Taat dalam bermaksiat kepada Allah, dimana ini adalah Peperangan kalian terhadap Kaum Muslimin dan Para Majahidin dengan alassan perang terhadap Terorisme sebagaimana yang diserukan Amerika…???

Bukankah kalian berdiri berada di Belakang Bendera Syaithon dalam artian Demokrasi yang Kufur dan Undang-undang Positif yang Jahiliyah…???

Bukankah kalian memerangi Orang Beriman, Muwahidin dan Mujahidin…??? Baiklah, kalian mengatakan bahwa kalian memerangi Para Teroris… Akan tetapi Teroris siapakah yang kalian maksud…??? Bukan kah mereka adalah Orang Beriman, Muwahidin dan Mujahidin sebagaimana yang diinginkan Amerika…??? Bukankah begitu…???

Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab… Bertaubatlah kalian kepada Rabb kalian sebelum kalian menyesal… Ikutilah Sunnah Nabi kalian, niscaya kalian akan berjaya…

Ketahuilah bahwa yang kami inginkan dalam setiap Amaliyah Jihad kami adalah mengeluarkan Hamba dari beribadah terhadap Hamba kepada beribadah kepada Rabbnya Hamba (Alloh), dari Kejahatan Dien-dien kepada Keadilan Islam dan dari Kesempitan Dunia kepada Luasnya Dunia dan Akhirat…

Maka jika kalian mengabaikan hal ini, maka kami akan mendatangi kalian dengan tentara-tentara yang mereka mencintai Kematian sebagaimana kalian mencintai Kehidupan… Dan kalian menyaksikan hal ini…

Dan ketahuilah… Sesungguhnya kendaraan Jihad akan terus ada hingga Hari Kiamat, dan kalian tidak dan tidak akan mampu menghentikan kendaraan ini dan kalian tidak akan mampu mematikan Cahaya Ilahi ini… Dan Allah pun enggan kecuali untuk menyempurnakan Cahayanya walaupun dibenci orang-orang Kafir…

Dan ketahuilah bahwa Allah adalah Pelindung kami dan kalian tidak memiliki pelindung… Dan hasilnya adalah bahwa kemenangan terakhir adalah bagi orang-orang yang Bertaqwa… Dan hasilnya adalah bahwa yang terbunuh dari kami akan berada di Surga dan yang terbunuh dari kalian akan berada di Neraka Sa’ier…

Allahumma yaa Allah tolonglah Para Mujahidin di setiap Tempat, di Iraq, di Somalia, di Maghrib Islami, di Yaman, di Afghanistan, di Palestina, di Filiphina, di Thailand, di Indonesia dan di negeri-negeri lainnya…

Allahumma yaa Allah, satukanlah Barisan mereka, kumpulkanlah kata-kata mereka, sembuhkanlah penyakit mereka, bebaskanlah tawanan mereka serta terimalah Para Syuhada mereka…

Allahumma yaa Allah, Adzab-Mu bagi Yahudi, Salibis, Amerika beserta Sekutu dan antek-anteknya yang telah melampaui batas di banyak negeri dan mereka terus memperbanyak Kerusakan…

Allahumma yaa Allah, hancurkanlah mereka, pisahkanlah perkumpulan mereka, cerai-beraikanlah kesatuan mereka, tanamkanlah dalam hati-hati mereka Rasa Ketakutan dan hancurkanlah mereka di kediaman-kediaman mereka yaa Rabb Semesta Alam…

Allahumma yaa Allah, tolonglah kami menghadapi mereka sesuai dengan alat dan cara yang Engkau sukai… Allahumma yaa Allah, sesunguhnya kami ini lemah maka tolonglah kami, yang tiada Daya dan Kekuatan kecuali dengan Engkau…

Allahumma yaa Allah, ambilah dari darah-darah kami dan arwah-arwah kami hingga Engkau ridho… Allahumma yaa Allah, terimalah kami dalam Barisan Syuhada dan berikanlah kami rezeki Surga Firdaus yang paling Tinggi…

Allahumma yaa Allah, lapangkanlah atas kami untuk bersabar, teguhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami dari Kaum Kafirin…

Dan Akhir Seruan kami Walhamdulillahi Robbil ‘Alamien…

Dan Sholawat dan Salam semoga senantiyasa terlimpah kepada Nabi kita Muhammad besrta Keluarga dan Para Sahabat beliau…

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Al-Qaidah di Asia Tenggara

Saudara kalian fillah yang mengharap Ampunan Ar-Rahman

Abu Aiman Umar Al-Fatih

_____

Source: http://www.al-busyro.com/showthread.php?p=5561#post5561

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 5,585 other followers

%d bloggers like this: